TANAH BUMBUKU, TANAH BERSUJUD

 

Tanah Bumbu Muda

Tanah Bumbu yang merupakan Kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Selatan -bersamaan dengan Kabupaten Balangan-, memiliki lika – liku yang panjang hingga Kabupaten Tanah Bumbu bediri dari kabupaten induk Kotabaru. Tanggal 8 April 2003, ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Tanah Bumbu. Ini artinya  8 april 2007, kabupaten Tanah Bumbu genap berusia 4 (empat) tahun. Suatu usia yang terbilang cukup muda untuk sorang anak manusia dalam masa – masa pertumbuhannya. Kabupaten Tanah Bumbu meski terbilang masih muda, namun sudah banyak hasil pembangunan yang telah dilakukan.. Pembangunan infrastruktur pemerintahan dan pelayanan publik tampaknya menjadi prioritas bagi kabupaten yang saat ini dipimpin oleh seorang dokter.

Dulunya kawasan Kabupaten Tanah Bumbu bernama Tanah Bumbu Selatan, terdiri dari kecamatan Kelumpang Selatan, Batulicin, Kusan Hilir, Kusan Hulu dan Satui. Tuntutan untuk mendapatkan Status Kabupaten dimulai pada tahun 1959 dengan terbentuknya Panitia Penuntut Kabupaten Tanah Bumbu Selatan.  Namun perjuangan yang dilakukan akhirnya kandas pada tahun 1971 (Suyana, 2006).

Seiring penerapan UU otonomi daerah, semangat untuk melanjutkan perjuangan meraih status kabupaten kembali bangkit. Panitia penuntut pun dibentuk kembali pada tahun 2000. Setelah melalui berbagai macam rintangan akhirnya terbentuklah Kabupaten Tanah Bumbu berdasarkan UU No. 2 tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Balangan melalui rapat paripurna DPR RI tanggal 8 april 2003 (Profil dan pembangunan 2 tahun di Kabupaten Tanah Bumbu, 2005). dr. H. Zairullah Azhar, M.Sc dilantik sebagai Penjabat Bupati Tanah Bumbu pada tanggal 8 April 2003 oleh Menteri Dalam Negeri, Hari Sabarno. 

 

Setelah Menjadi Kabupaten

Kabupaten Tanah Bumbu telah terbentuk, tugas panitia penuntut Kabupaten Tanah Bumbu pada dasarnya telah berkahir. Hal terpenting selanjutnya adalah bagaimana menjalan roda kehidupan pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu. Masa awal pertumbuhan seperti halnya pada anak – anak adalah masa yang penting untuk diperhatikan. Kabupaten Tanah Bumbu muda juga demikian. Ada banyak agenda penting yang akan dilaksanakan. Di segala aspek terus dibenahi. Pembangunan infrastruktur fisik, peningkatan pelayanan kepada publik, dan pembenahan administrasi pemerintahan, merupakan hal pokok yang menjadi agenda penting untuk berbenah. Itu semua hanya dapat terwujud dengan niatan, kemauan yang kuat dan kerja nyata yang optimal. Diperlukan suatu upaya yang sinergis, berkesinambungan yang terangkum dalam gerak pembangunan dituangkan dalam rencana pembangunan baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Dari pembangunan fisik sudah terlihat, dibangunnya Pasar Niaga Bersujud, Kantor Pemerintahan Daerah dan Gedung DPRD, Mahligai Bersujud, Perbaikan Bandar Udara Bersujud Batulicin, Rumah Sakit Amanah Husada, Terminal Kersik Putih, Sekolah Kejuruan dan pembangunan lainnya. Sedangkan dari non fisik seperti peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit, Pendidikan, pelayanan publik, peribadatan, pelayanan BMT dan lain sebagainya.

Harapan kita semua, pembangunan yang telah dilaksanakan secara terencana dan tersusun dengan dengan baik akan terus dilanjutkan, agar kesejahteraan hidup masyarakat Tanah Bumbu dapat meningkat.

 

Dikutip sebagian dari Artikel “Manajemen Ilahiyah Berlandaskan Nilai – Nilai Islam”

Karya Abdurrahman, S.ST dengan beberapa penambahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s